Advertisement
Karawang1,-.Baru saja memasuki masa persemaian di beberapa Desa, tanaman padi petani sudah marak serangan organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Salah satunya adalah Hama Wereng Batang Coklat (WBC). Selain sulit dikendalikan, pestisida yang digunakan disarankan dengan kualitas terbaik.(5/7).
Kepala UPTD Pertanian, H Yadi S.Ip mengatakan, OPT di areal pesawahan Kecamatan Tempuran ini sudah nampak selama 3 musim terakhir dengan siklusnya yang cukup tinggi dan tidak terputus, yaitu hama Wereng Batang Coklat, utamanya di Desa Lemahkarya dan Dayeuhluhur.Dimana WBC ini sudah menyerang di persemaian atau usia tanam 30 hari kebawah. Celakanya, sebut Yadi pengendalian wereng coklat ini Jarang ada obatnya yang ampuh memutuskan siklusnya. Kecuali hanya bisa diantisipasinya di masa sebelum persemaian, seperti benih padi yang harus direndam air dengan air garam, itu diperlukan untuk diketahui ada dan tidaknya WBC, jika mengambang sambung Yadi, benihnya dibuang untuk meminimalisir, sementara yang bagus dipilah untuk seleksi bibitnya. Sebab, wbc ini sifatnya sistemik." Lemahkarya dan Dayeuhluhur ini mulai banyak wereng coklat di persemaian, memang siklusnya gak putus." Ujarnya. Lebih lanjut Yadi menambahkan, dalam pengendalian wereng coklat ini, ia sarankan petani gunakan pestisida yang brkualitas dan cukup mahal. Ingat, jangan tergiur dengan obat pengendalian hama dengan harga murah dan mencurigakan. Sebab, itu bisa beresiko pada kondisi tanaman, apalagi dampak yang ditimbulkan hama wereng ini selain membuat persemaian tidak tumbuh optimal dan batangnya mengunging dimasa persemaian. Untuk itu ia mewanti-wanti gunakan, pestisida yang tepat, betapapun mahal di kios-kios resmi." Lebih baik dikendalikan dengan pestisida mahal dan jitu daripada yang murah, tapi ujungnya merugikan tanaman," Ungkapnya.#RS.



